Sekarang ini banyak sekali pewaralaba yang sangat agresif mengembangkan bisnisnya,tidak hanya dikota besar bahkan dikota kabupatenpun pewaralaba sangat gencar mewaralabakan bisnisnya.sayang hanya sedikit pewaralaba yang benar-benar kompeten dalam usahanya.selanjutnya hampir semua pewaralaba hanya mementingkan usahanya,hanya mementingkan fee yang besar ,dan membebankan semua biaya opersional kepada terwaralaba.selain itu pewaralaba hanya sekali dua kali meakukan kontroling.bahkan kebanyakan pewaralaba dalm melakukan traning asal-asalan,perwaralaba hanya mau terima fee tanpa mau tau kondisi pasar seperti kompetitor dipasar.bahkan perjanjian biasanya juga terkesan asal-asalan,tidak jelas,tidak tegas dalam pembagian fee.
faktor yang tidak kalah penting sebenarnya dari terwaralaba itu sendiri.memang tidak dipungkiri bisnis waralaba adalah jalan pintas bagi sebagian orang untuk mendapatkan kekayaan secara instan. faktor inilah biasanya yang sering di manfaatkan pewaralaba yang tidak serius yang tidak bertanggung jawab.keblikan dari semuanya, terwaralaba harus memahami ,mengerti,menguasai waralaba yang akan dijalani.karena pewaralaba juga akan melihat sampai sejauh mana keseriusan dari terwaralaba.kalau sudah klop antara pewaralaba dan terwaralaba maka kegagalan akan bisa di minimalkan.faktor kegagalan yang tidak kalah penting adalah pasar.inovasi,produk yang tidak kompetitif.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2009
(53)
-
▼
September
(12)
- Jakarta bukan kota tujuan
- Ayo kerja lagi.
- Pernak-pernik menjelang Lebaran
- Lebaran ! Discount
- Faktor-faktor penyebab kegagalan pewaralaba
- Baju koko
- Tips acara mudik lebaran
- Agenda pameran produk-produk anda
- Tips acara mudik lebaran
- Mudik Lebaran?bingung dengan hewan piaraan?
- COKLAT RASA KURMA
- MEMANFAATKAN LIMBAH PLASTIK UNTUK ANYAMAN TAS
-
▼
September
(12)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar